"Kutukan Allah" Terhadap Israel Datang Dari Negaranya Sendiri

16 Okt 2011


ISRAEL (Berita SuaraMedia) – Sebagaimana diakui mantan Kapten Angkatan Udara Israel Yonatan Schapira dalam wawancaranya dengan BBC pada 6 Nov 2009 jum'at, dia menuturkan bagaimana negaranya dengan kejam melakukan pembantaian di Gaza. Apa yang dilihatnya di dalam liputan berita sungguh diluar dugaan bahwa negaranya hingga setega itu melakukan pembantaian di wilayah berpenduduk sipil. Hingga saat ini, kelompok Amnesti Internasional juga masih terus melancarkan aksi unjuk rasa menuntut Israel agar bertanggung jawab atas penggunaan bubuk mematikan fosfor yang sebenarnya dilarang untuk digunakan dalam perang. Israel memberikan pengelakan mengenai penggunaan bubuk tersebut, mengatakan serangan dengan fosfor digunakan untuk mengeluarkan para pejuang Hamas dari dalam terowongan persembunyian.

Juru medis Gaza melaporkan, selama 23 hari serangan lebih dari 1.400 warga Palestina tewas, termasuk ratusan diantaranya adalah anak-anak. Namun yang cukup janggal adalah laporan media yang menyatakan hanya 13 orang dari pihak Israel yang tewas. Ternyata jauh lebih besar dari yang diberitakan oleh media Israel. Total jumlah korban dari pihak tentara Israel mencapai lebih dari 400 orang, dengan 227 tentara tewas, termasuk beberapa komandan tentara Israel.

Selain ribuan orang tewas, serbuan Israel di Gaza juga menghancurkan lebih dari 4.000 rumah, bahkan sekolah dan Masjid yang seharusnya dilarang dihancurkan dalam perang manapun, menyebabkan penduduk Gaza yang tersisa saat ini tidak memiliki tempat bernaung.

Yang juga cukup mengenaskan adalah ditutupnya jalur-jalur dunia menuju Gaza, menyebabkan kurangnya persediaan makanan dan obat-obatan bagi sekitar 500.000 warga Gaza selama serangan, menurut laporan PBB.

Dan rupanya gencatan senjata pun dijadikan alasan Israel untuk mundur tanpa mau mengakui kekalahan mereka setelah pejuang Hamas berkali-kali memukul balik serangan Israel, seperti yang diakui jubir Israel Mark Regev.

Paska gencatan senjata, hingga saat ini Gaza masih mengalami perbaikan dengan bantuan dana dari seluruh dunia, termasuk kelompok-kelompok kemanusiaan.

Bulldozer masih terlihat sibuk membersihkan puing bangunan sisa-sisa perang, ratusan sukarelawan juga turut turun ke jalanan untuk membantu membangun kembali Gaza yang sebagian besar wilayahnya mengalami kerusakan berat.

Namun hanya beberapa hari setelah gencatan senjata, pemerintahan Israel mengeluarkan pernyataan akan menyerang kembali pejuang Hamas dengan pasukan yang lebih banyak lagi, setidaknya dalam tahun ini.
Entah berapa banyak lagi penduduk yang akan dibantai demi memuaskan ketamakan Israel Zionis. Click Video (BBC/ABC) dikutip oleh http://www.suaramedia.com

0 komentar:

Posting Komentar

MY DREAMHIGH Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino